Skip to main content

THE SPIRITUAL POWER (Daya Kekuatan Spiritual= Upaya Membangkitkan Kekuatan Paling Dahsyat Dalam Diri). EDISI 2

Written by Ustadz Purwadi Abdul Jabbar.





 

Assalaamu ‘alaikum.

BismillaaH.


Dimasyarakat Dunia Modern khususnya di Nusantara, Ilmu Spiritual termasyhur dengan nama Ilmu Supranatural, Ilmu Metafisika, Ilmu Kebathinan, Ilmu Hikmah dan Ilmu Ghoib.

Dan dalam Kitab Alam Ar-Ruh Baina Ath-Thaqah Wa Al-Maddah dari segi kekuatannya Ilmu Supranatural memiliki jenis-jenis Kekuatan yaitu :
1.    Tembus Pandang.
2.    Raga Sukma.
3.    Telepati.
4.    Pendengaran Tajam.
5.    Penciuman Tajam.
6.    Rekam Jejak.
7.    Transfer Materi (Teleportasi).
8.    Hipnosis.
9.    Terapi Spiritual (pengobatan holistik).

Marilah kita bahas satu persatu apa yang dimaksudkan Kekuatan Supranatural itu, kita mulai dari yang pertama yaitu :

1.    Tembus Pandang (Ilmu Terawangan).
Tembus Pandang atau Terawangan adalah satu Kekuatan terpenting yang ada pada Jiwa Manusia, yakni kemampuan melihat segala sesuatu seperti melihat peristiwa dari jarak jauh,  melihat tempat tertutup, melihat kandungan perut Bumi [misalnya melihat tambang minyak, melihat tambang emas, Melihat Tambang Batu Bara, Melihat Gas Bumi dan lain-lain], termasuk dalam keahlian ini adalah kemampuan melihat penyakit dalam tubuh pasien. Kekuatan ini berbeda pada Jiwa setiap Manusia, tergantung pada seberapa tinggi Kemampuan Ilmunya.
Sebagai contohnya adalah peristiwa berikut ini : Seseorang sahabat Nabi pernah melihat Malaikat… Abu Sa’id Al-Khudri R’A meriwayatkan dari Usaid Bin Hadhir pernah bercerita, “bahwa pada suatu malam, ketika dia sedang membaca Kitab Suci Al-Qur ‘an ditempat penambatan kuda miliknya, tiba-tiba kudanya bangkit dan berputar-putar. Setiap kali dia membaca Al-Qur ‘an kuda itu bangkit dan bergerak memutar. Usaid berkata “Aku takut kuda itu menginjak Yahya. Aku lantas berdiri mendekati kudaku, tiba-tiba ada bayangan diatas kepalaku. Bayangan itu seperti pelana yang bersinar. Bayangan tersebut kemudian naik kelangit hingga aku tidak melihatnya lagi. Begitu pagi tiba Usaid Bin Hadir menanyakan peristiwa itu kepada Rosululloh SAW, lalu Rosulullah SAW menjawab : dia adalah Malaikat yang turut mendengar bacaanmu mengaji Al-Qur ‘an ( HR.Muslim ).

👉Penglihatan ini termasuk dalam katagori penglihatan Supranatural (Tembus Pandang) yaitu melihat makhluk lain (Malaikat) dalam Dunia Spiritual.

2.    Meraga Sukma (Pelepasan Sukma).
Pelepasan Sukma dalam Ilmu Kebatinan dikenal dengan pengertian Raga Sukma,Meraga Sukma atau Ngrogoh Sukmo dan orang barat mengenalnya dengan nama ASTRAL PROJECTION atau OOBE (Out of body experion). Raga Sukma berasal dari dua kata yaitu Raga dan Sukma, Raga atau Meraga artinya adalah mengambil dan Sukma artinya Sukma [ Sukmo dalam Bahasa Jawa ],yang maksudnya adalah mengambil sukma atau melepaskan Sukma ketujuan yang dikehendaki.  Dalam Ilmu Kebatinan Raga Sukma atau Pelepasan Sukma ini sudah merupakan tataran Ilmu Batin tingkat tinggi dan jarang yang memiliki atau menguasainya, apalagi yang mampu mengajarkan Ilmunya. Hal ini disebabkan Pada Zaman Dahulu Ilmu Raga Sukma ini adalah salah satu Ilmu yang dirahasiakan oleh para Maha Guru Ilmu Spiritual, ilmu kebatinan, dan Ilmu Ghoib, dan tidak semua Perguruan Ilmu Bela Diri memilikinya.
Raga Sukma adalah keberadaan seseorang di dua tempat atau lebih dalam satu waktu. Dan dalam pengertian lain, Raga Sukma adalah melepaskan Sukma dengan sengaja ketempat yang dikehendakinya baik Alam nyata maupun Alam Ghoib.Yang dimaksud Raga Sukma atau Meraga Sukma atau Ngrogoh Sukmo yaitu apabila Sukma meninggalkan jasad dengan disengaja untuk ketempat yang dikehendakinya,sementara Nyawa atau Roh Idhofi tetap mendiami Raga atau jasadnya.Jadi orang yang Meraga Sukma itu tidak mati,karena masih memiliki Nyawa yang mengatur jalannya pernafasan dan peredaran darah ditubuh manusia.Keluarnya Sukma hanya bersifat sementara saja dan jika orang yang Meraga Sukma berkehendak ingin kembali lagi ke Raganya, maka dengan cepat Sukma akan kembali lagi masuk kedalam Raganya.Dalam Raga Sukma atau Meraga Sukma ini,sebenarnya yang keluar dari tubuh adalah Roh Rohani yang terkadang disertai oleh Roh-roh yang lain yang bukan Roh Idhofi.Roh-roh yang keluar itu tergantung dari aliran atau tingkatan ilmu yang dimilikinya.
Sewaktu Sukma keluar dari Raga,Roh Idhofi atau Nyawa tetap menunggu Raga,agar Raga tidak mati.Anggapan beberapa orang bahwa sewaktu Meraga Sukma itu Roh Idhofi yang keluar itu tidak benar,sangat keliru.Sebab,bila Roh Idhofi yang keluar,seluruh ROH akan menyertainya. Berarti orang yang bersangkutan akan mati.Keluarnya Roh Idhofi akan selalu di ikuti oleh Roh-roh lainnya.
Orang dapat melakukan Raga Sukma atau Meraga Sukma ini dengan berbagai cara,sesuai dengan aliran ilmu masing-masing.Ada yang memakai sesaji dan upacara tertentu,ada yang menggunakan kain kafan yang ditulisi RAJAH atau ISIM,ada yang tanpa sarana apapun,ada yang memakai Dzikir,ada yang memakai Mantra Keramat,ada yang memakai Olah Nafas dan lain-lain. Sikap dalam melakukan Raga Sukma atau Meraga Sukma,bisa dengan posisi tidur terlentang, posisi duduk,dan posisi berdiri.

Peristiwa Raga Sukma yang termasyhur dalam sejarah adalah yang pernah dialami oleh Nabi Isa ketika dia melakukan Raga Sukma kedalam tubuh salah satu muridya yahuda Iskaryuthi, bersamaan itu dia naik kelangit dalam kondisi tertidur.

>Hal ini sebagaimana tertuang dalam Firman Allah, “ Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya tetapi (yang mereka bunuh adalah) orang yang diserupakan dengan Isa (QS.An-Nisa:157). 

Bersambung…….

Wassalaamu ‘alaikum.

Comments

Popular posts from this blog

APAKAH TENAGA DALAM ITU ?

Written by Ustadz Purwadi Abdul Jabbar Assalaamu ‘alaikum. BismillaaH. Saya tidak ingin menjelaskan kepada Anda TEORI TENAGA DALAM secara mendetail. Sebab TENAGA DALAM adalah sesuatu yang ABSTRAK,penjelasan terlalu panjang tentang TENAGA DALAM tidak akan banyak gunanya, sebelum Anda mempelajarinya secara langsung dengan cara mempraktekkannya. TENAGA DALAM adalah suatu KEKUATAN DAYA BATHIN YANG ADA PADA DIRI SENDIRI atau POWER yang ada di DALAM DIRI yang selama ini tersimpan rapih pada BATHIN ditambah dengan ENERGI ALAM YANG BERUPA ION ION YANG BANYAK BEREDAR DI ALAM SEMESTA RAYA. Ahli ahli TENAGA DALAM mengidentikkannya dengan ENERGI LISTRIK yang juga tunduk dengan HUKUM POSITIF NEGATIF [ HUKUM ALAM ]. TENAGA DALAM dapat di OLAH dan di HIMPUN dengan berbagai cara dan tekhnik diantaranya yaitu : 1.       Olah Pernafasan. 2.       Tahan Nafas. 3.       Wirid Dan Doa. 4.   ...

THE SPIRITUAL POWER (Daya Kekuatan Spiritual= Upaya Membangkitkan Kekuatan Paling Dahsyat Dalam Diri).EDISI 3

Written by Ustadz Purwadi Abdul Jabbar. Assalaamu 'alaikum. BismillaaH. 3. Telepati. Telepati yaitu percakapan melalui media batin tertentu dan antara dua orang atau lebih dengan penyampaian pesan melalui pikiran dan perasaan (Qolbu). Dua orang yang melakukan Telepati ini harus satu gelombang dan satu Frekuensi dan sudah mempersiapkan dirinya masing-masing, yang satu sebagai “Pengirim” dan yang lainnya sebagai “penerima”. 👉Seorang “pengirim” harus berada dalam kondisi emosi yang memungkinkannya untuk “mengirim pesan” tersebut. 👉Sedangkan “penerima” harus dalam kondisi pasrah yang memungkinkannya untuk “menerima pesan” yang disampaikan kepadanya. Telepati juga bisa dilakukan oleh makhluk sejenis atau bisa dilakukan dengan makhluk lainnya, tergantung tinggi rendahnya Ilmu (kekuatan energi) yang dimiliki oleh si pelaku. Telepati juga bisa digunakan untuk mempengaruhi pikiran manusia yang ditujunya dari jarak jauh. Kekuatan Telepati semacam ini sudah melebar luas ...

ILMU SPIRITUAL

Written by Ustadz Purwadi Abdul Jabbar. EDISI 3. Assalaamu ‘alaikum. BismillaaH. Ilmu Spiritual Modern saat ini melayani masyarakat dengan membuka sisi penting yang berhubungan dengan KESEHATAN MANUSIA, Baik Kesehatan Jasmani maupun Kesehatan Ruhani. Diantaranya adalah “Penelitian Tentang Hakikat Hubungan Pikiran Dengan Otak” ,hingga mencapai suatu KEBENARAN BARU TENTANG AKAL YANG SIFATNYA BEGITU MENDALAM. Dan selanjutnya, penelitian tentang “MIMPI’’, tentang kehendak yang bertugas mengendalikan PRILAKU MANUSIA, menyingkap kebenaran DZAT YANG MAHA LUHUR bagi manusia serta penelitian tentang hubungan antara AKAL dan MATERI. Sejak zaman dahulu,tema yang dibicarakan oleh para FILSUF berkisar pada keIMANan kepada Allah dan keABADIAN. Para AHLI FILSAFAT [ FILSUF ] ini, menggunakan Argumen Praktis yang berkaitan dengan Argumen Terapan dan Filosofis. KeYAKINan yang kuat kepada Allah dan keABADIan adalah watak Filsafat yang sesungguhnya di Alam Semesta Raya ini. Pengetahuan tenta...