Written by Ustadz Purwadi Abdul Jabbar.
EDISI 3.
Assalaamu ‘alaikum.
BismillaaH.
Ilmu Spiritual Modern saat ini melayani masyarakat dengan membuka sisi penting yang berhubungan dengan KESEHATAN MANUSIA, Baik Kesehatan Jasmani maupun Kesehatan Ruhani. Diantaranya adalah “Penelitian Tentang Hakikat Hubungan Pikiran Dengan Otak” ,hingga mencapai suatu KEBENARAN BARU TENTANG AKAL YANG SIFATNYA BEGITU MENDALAM.
Dan selanjutnya, penelitian tentang “MIMPI’’, tentang kehendak yang bertugas mengendalikan PRILAKU MANUSIA, menyingkap kebenaran DZAT YANG MAHA LUHUR bagi manusia serta penelitian tentang hubungan antara AKAL dan MATERI.
Sejak zaman dahulu,tema yang dibicarakan oleh para FILSUF berkisar pada keIMANan kepada Allah dan keABADIAN. Para AHLI FILSAFAT [ FILSUF ] ini, menggunakan Argumen Praktis yang berkaitan dengan Argumen Terapan dan Filosofis. KeYAKINan yang kuat kepada Allah dan keABADIan adalah watak Filsafat yang sesungguhnya di Alam Semesta Raya ini.
Pengetahuan tentang ILMU KEHIDUPAN memperkuat sendi-sendi keIMANan yang bersinar atas pertolongan ILAHI, Alam Ruh dan keABADIan Manusia setelah mati. Para Filsuf yang telah mencapai ILMU TINGKAT TINGGI membahas persoalan “RUH” serta mewujudkan keBENARannnya sampai pada kesimpulan Filosofis yang penting yaitu : KEKUATAN IMAN dan KEABADIAN.
KeYAKINan terdiri atas beberapa faktor yang BERHIMPUN MENJADI SATU dan IMAN adalah merupakan salah satu faktornya.
Setiap manusia yang mengKAJI ILMU SPIRITUAL MODERN, akan menemukan DIRINYA dihadapan HAKIKAT ALAM SEMESTA. Dia tidak akan menemukan pemisah apapun yang membedakan antara Hukum Tabiat dan Manusia, karena faktor keyakinan yang ada pada seseorang. Kajian Spiritual Modern yang merupakan SATU METODE dari beberapa METODE YANG ADA adalah disiplin “ILMU TERTENTU”, bukan suatu keyakinan itu bertumpu pada IMAN dengan ditopang berbagai macam perkara. Sedangkan Kajian Ilmu Spiritual tidak mengenal “IMAN YANG DIWAJIBKAN” akibat berbagai macam faktor.
Meskipun demikian, dari sinilah tampaknya muncul kesulitan jika menganggap Ilmu Spiritual Modern sebagai cabang dari “ILMU TERTENTU” dan bukan ILMU YANG BERDIRI SENDIRI.Demikian pula,meskipun ada hubungan erat dengan sejumlah hal,maka Kajian Spiritual tetap dianggap sebagai “Disiplin Ilmu Yang Berdiri Sendiri” dan mempunyai “Ciri-ciri Tertentu”. Jadi kesimpulan para ILMUWAN... Ilmu Spiritual adalah Ilmu Yang Berdiri Sendiri.
Ilmu Spiritual Modern berperan menjelaskan keyakinan, hal ini terjadi karena hubungan keyakinan dengan “RUH” ternyata lebih kuat, daripada hubungan antara keyakinan dan materi. Kebenaran Ruh sangat diperhitungkan karena dapat mengantarkan para ILMUWAN dan para Pakar sampai pada tahap pemahaman yang MENDALAM dan SEMPURNA.
Para TEOLOG yang mengkaji tema-tema Ilmu Spiritual Modern, akan mendapatkan kepuasan atas kesimpulan yang diperolehnya. Bahkan mereka mendapati bahwa kebenaran tersebut berada diantara keharmonisan ILMU dan AKIDAH, diantara Ilmu dan Unsur yang beragam serta ILMU dan AGAMA. Ilmu dan Akidah memainkan peran yang penting dalam mengembangkan pengetahuan manusia, agar mereka berinteraksi dengan Alam Semesta Raya. Perlu Anda ketahui, Ilmu Spiritual ini sangat luas sekali pembahasannnya,pembahasan Ilmu Spiritual itu meliputi Materi, Akal, Ruh dan Seluruh Dimensi Alam Semesta Raya, seluruh Alam Mayapada ini, jika kita ingin memahami dan mengetahuinya maka kita harus mendalami Ilmu Spiritual Modern.
Ilmu Spiritual terdiri dari beberapa bagian yaitu :
1. Ilmu Supranatural.
2. Ilmu Metafisika.
3. Ilmu Hikmah.
4. Ilmu Ghoib.
5. Ilmu Kebathinan.
6. Ilmu Kesepuhan [Ilmu Hakikat].
ILMU SUPRANATURAL.
Ilmu Supranatural memiliki kekuatan Supranatural yang sangat banyak jenis dan ragamnya yaitu :
1. Tembus Pandang [Trawangan].
2. Pelepasan Sukma [Raga Sukma,Ngrogoh Sukmo=Bhs Jawa, OOBE=Out Off Body Experion,Astral Projection].
3. Telepati.
4. Pendengaran Tajam [Kasyaf Telinga].
5. Penciuman Tajam [Kasyaf Rasa].
6. Rekam Jejak.
7. Transfer Materi [Teleportasy].
8. Hipnosis.
9. Terapy Spiritual [Pengobatan Spiritual].
Semoga bermanfaat.
Wassalaamu ‘alaikum.
EDISI 3.
Assalaamu ‘alaikum.
BismillaaH.
Ilmu Spiritual Modern saat ini melayani masyarakat dengan membuka sisi penting yang berhubungan dengan KESEHATAN MANUSIA, Baik Kesehatan Jasmani maupun Kesehatan Ruhani. Diantaranya adalah “Penelitian Tentang Hakikat Hubungan Pikiran Dengan Otak” ,hingga mencapai suatu KEBENARAN BARU TENTANG AKAL YANG SIFATNYA BEGITU MENDALAM.
Dan selanjutnya, penelitian tentang “MIMPI’’, tentang kehendak yang bertugas mengendalikan PRILAKU MANUSIA, menyingkap kebenaran DZAT YANG MAHA LUHUR bagi manusia serta penelitian tentang hubungan antara AKAL dan MATERI.
Sejak zaman dahulu,tema yang dibicarakan oleh para FILSUF berkisar pada keIMANan kepada Allah dan keABADIAN. Para AHLI FILSAFAT [ FILSUF ] ini, menggunakan Argumen Praktis yang berkaitan dengan Argumen Terapan dan Filosofis. KeYAKINan yang kuat kepada Allah dan keABADIan adalah watak Filsafat yang sesungguhnya di Alam Semesta Raya ini.
Pengetahuan tentang ILMU KEHIDUPAN memperkuat sendi-sendi keIMANan yang bersinar atas pertolongan ILAHI, Alam Ruh dan keABADIan Manusia setelah mati. Para Filsuf yang telah mencapai ILMU TINGKAT TINGGI membahas persoalan “RUH” serta mewujudkan keBENARannnya sampai pada kesimpulan Filosofis yang penting yaitu : KEKUATAN IMAN dan KEABADIAN.
KeYAKINan terdiri atas beberapa faktor yang BERHIMPUN MENJADI SATU dan IMAN adalah merupakan salah satu faktornya.
Setiap manusia yang mengKAJI ILMU SPIRITUAL MODERN, akan menemukan DIRINYA dihadapan HAKIKAT ALAM SEMESTA. Dia tidak akan menemukan pemisah apapun yang membedakan antara Hukum Tabiat dan Manusia, karena faktor keyakinan yang ada pada seseorang. Kajian Spiritual Modern yang merupakan SATU METODE dari beberapa METODE YANG ADA adalah disiplin “ILMU TERTENTU”, bukan suatu keyakinan itu bertumpu pada IMAN dengan ditopang berbagai macam perkara. Sedangkan Kajian Ilmu Spiritual tidak mengenal “IMAN YANG DIWAJIBKAN” akibat berbagai macam faktor.
Meskipun demikian, dari sinilah tampaknya muncul kesulitan jika menganggap Ilmu Spiritual Modern sebagai cabang dari “ILMU TERTENTU” dan bukan ILMU YANG BERDIRI SENDIRI.Demikian pula,meskipun ada hubungan erat dengan sejumlah hal,maka Kajian Spiritual tetap dianggap sebagai “Disiplin Ilmu Yang Berdiri Sendiri” dan mempunyai “Ciri-ciri Tertentu”. Jadi kesimpulan para ILMUWAN... Ilmu Spiritual adalah Ilmu Yang Berdiri Sendiri.
Ilmu Spiritual Modern berperan menjelaskan keyakinan, hal ini terjadi karena hubungan keyakinan dengan “RUH” ternyata lebih kuat, daripada hubungan antara keyakinan dan materi. Kebenaran Ruh sangat diperhitungkan karena dapat mengantarkan para ILMUWAN dan para Pakar sampai pada tahap pemahaman yang MENDALAM dan SEMPURNA.
Para TEOLOG yang mengkaji tema-tema Ilmu Spiritual Modern, akan mendapatkan kepuasan atas kesimpulan yang diperolehnya. Bahkan mereka mendapati bahwa kebenaran tersebut berada diantara keharmonisan ILMU dan AKIDAH, diantara Ilmu dan Unsur yang beragam serta ILMU dan AGAMA. Ilmu dan Akidah memainkan peran yang penting dalam mengembangkan pengetahuan manusia, agar mereka berinteraksi dengan Alam Semesta Raya. Perlu Anda ketahui, Ilmu Spiritual ini sangat luas sekali pembahasannnya,pembahasan Ilmu Spiritual itu meliputi Materi, Akal, Ruh dan Seluruh Dimensi Alam Semesta Raya, seluruh Alam Mayapada ini, jika kita ingin memahami dan mengetahuinya maka kita harus mendalami Ilmu Spiritual Modern.
Ilmu Spiritual terdiri dari beberapa bagian yaitu :
1. Ilmu Supranatural.
2. Ilmu Metafisika.
3. Ilmu Hikmah.
4. Ilmu Ghoib.
5. Ilmu Kebathinan.
6. Ilmu Kesepuhan [Ilmu Hakikat].
ILMU SUPRANATURAL.
Ilmu Supranatural memiliki kekuatan Supranatural yang sangat banyak jenis dan ragamnya yaitu :
1. Tembus Pandang [Trawangan].
2. Pelepasan Sukma [Raga Sukma,Ngrogoh Sukmo=Bhs Jawa, OOBE=Out Off Body Experion,Astral Projection].
3. Telepati.
4. Pendengaran Tajam [Kasyaf Telinga].
5. Penciuman Tajam [Kasyaf Rasa].
6. Rekam Jejak.
7. Transfer Materi [Teleportasy].
8. Hipnosis.
9. Terapy Spiritual [Pengobatan Spiritual].
Semoga bermanfaat.
Wassalaamu ‘alaikum.

Comments
Post a Comment